Rasa syukur penulis haturkan
kepada Sang Ilahi Rabbi yang telah memberi kesempatan kepda diri ini menyelesaikan
pengabdian sebagai tugas negara pada bulan ini. Tanggal 1 Februari adalah hari
pertama penulis menikmati kebebasan dari tugas dengan segala konsekuensinya.
Hak dan kewajiban melekat di dalamnya.
Hari pertama
kujalani dengan menempuh perjalanan cukup jauh yakni ke Bekasi. Dengan menumpang
bus Rosin double dekker sampai di Bekasi Senin pagi. Sudah tak berkesempatan
jamaa’ah subuh di Al Ikhlas. Namun, tetap disyukuri. Semoga perjalan itu
membawa hikmah bagi diri dan keluarga.
Pulang dari
Bekasi langsung beraktivitas pagi dengan mengikuti Pesantren Lania/Pesantrean
Orang Tua (POT) yang rerata pesertanya para manula yang telah purnatugas. Diri
ini mejadi siswa terbaru karena peserta lain telah memulai aktivitas bulan
Januari. Adapun diri ini bulan tersebut masih harus menyelesaikan tugas sebagai
abdi negara. Prinsip penulis, janganlah melakukan suatu kebaikan dengan mengorbankan
kewajiban.
Inilah materi
pertama yang didapat dari catatan teman satu meja. Terima kasih Sahabatku yang
telah berbaik hati meminjamkan catatannya.
Materi
SIROH
Selasa,
13 Januari 2026
“Barangsiapa menempuh jalan mengetuk pintu
dengan sengaja dari rumah dengan niat mencari ilmu, Allah akan gampangkan
baginya dengan ilmu itu jalan ke surga.”
Ya Allah,
semoga diri ini dan Kawan-kawan komunitas penimba ilmu digampangkan oleh-Nya
menuju jalan surga. Aamiin3
Dalam QS 2:
151 disebutkan
Sebagaimana
(Kami telah menyempurnakan nikmat Kami kepadamu) Kami telah mengutus kepadamu
Rasul di antara kamu yang membacakan ayat-ayat Kami kepada kamu dan menyucikan
kamu dan mengajarkan kepadamu Al Kitab dan Al-Hikmah (As Sunnah), serta
mengajarkan kepada kamu apa yang belum kamu ketahui.
Ilmu
yang wajib Dipelajari
1.
Kitab
(Hukum/Aturan) → dalam Fiqih
2.
HIkamh
(Kebijaksanaan) → sunnah
Nabi yang mendapatkan hikmah
sejak kecil adalah Nabi Yahya.
Hadits HR Muslim: Dalam
Alquran isinya hukum adalah Kitab dan hikmah. Dalam sunnah isinya hukum dan
hikmah.
Tujuan mengenal Siroh Nabi
agar (mengharap) uswatun hasanah dari beliau.
3.
QS
Al Ahzab : 21
Sesungguhnya telah
ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang
yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak
menyebut Allah.
Syarat agar kita dapat
meneladani Rasul:
1.
Mengharap
Allah (yarjullah)
2.
Mengharap
hari akhir
3.
Banyak
berzikir kepada Allah:
a.
Shalat
b.
Membaca
Alquran
c.
Ucapan-ucapan
zikir kepada Allah
