Rabu, 14 Juli 2021

REFLEKSI PEMBELAJARAN HARI PERTAMA

 



Senin, 12 Juli 2021 adalah hari pertama masuk sekolah. Namun, bukan berarti masuk sekolah secara tatap muka. Pertemuan Tatap Muka Terbatas (PTMT) yang telah diskenarioa harus banting stir. Kegiatan Daring (dalam jaringan) atau PJJ (Pendidikan jarak jauh) harus digelar. Para guru dan siswa antusias mempersiapkan diri. Pembuatan kelas virtual, pembentukan grupa kelas WAG dan persiapan lainnya.

            Sehari sebelum KBM ad akelas virtualku yang telah penuh. Rasa syukur sepenuh hati. Semoga ini pertanda baik, semangat labih baik daripada tahun lalu. Berbagai persiapan kurasa cukup, kuinfo d gru bahwa kelas virtual siap menyambut para siswa belajar. Ada presensi, info pembelajaran, perkenalan (sebab tak kenal maka tak sayang), gambaran singat materi pembelajaran, dan refleksi pembelajaran.

            Info disampaikan lewat WAG kelas, WAG kelas Bahasa Indonesia, dan GCR. Dengan optimis sang guru memasuki kelas (virtual) pada hari pertama teriring doa semoga diberi kemudahan, keberkahan, dan kesuksesan.

            Inilah profil pembelajaran pertama kelas IX ABCD. Beberapa siswa mengikuti pelajaran dengan antusias. Bu guru bangga karenanya. Akan tetapi, ada catatan beberapa siswa yang belum megikuti pembeajaran dengan baik. Indikatornya? Mengisi presensi saja tidak. Mengisi refleksi pembelajaran juga tidak.

            Inilah laporan lengkapnya.



Kelas IX B lebih parah lagi.


Eits, ternyata sebenarnya tak separah itu. Data itu masih kacau, sebab bebearapa siswa menggunakan data nomo absen lama dan ada yang pake nomor baru. Bahkan, ada nomor-nomor tertentu dipakai dua orang. Inilah data aslinya setelah dilakukan validasi.



Kelas IX C bagaimana?

Kelas IX D beginilah keadaannya.








Minggu, 11 Juli 2021

PEMBELAJARAN PERTAMA: PERKENALAN

 




 
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

            Haaaaiiii, apa kabar semuanya?????

Alhamdulillah hari ini kita telah memasuki masa pembelajaran tahun pelajaran baru, tahun 2021/2022. Semoga kita selalu dianugerahi kesehatan dan kebahagiaan serta semangat menuntut ilmu. Aamiin3.

Pembelajaran pertama ini akan kita gunakan sebagai media komunikasi untuk perkenalan: tak kenal maka tak sayang. Bu guru yang akan mendampingi kalian di kelas Bahasa Indonesia adalah Ibu Isminatun. Telah mengajar sejak tahun 1986 (sssttt jangan bilang sudah tua ya? Meski tua semangatnya muda loh??? Hahaha). Kita akan belajar bersama, berbagi suka dalam pembelajaran serta bersemangat menuntut ilmu meski kita berada dalam kendala. Kendala pandemi menjadi penghalang kita bertatap muka secara langsung.

            Nanti semua siswa dipersilakan memperkenalkan diri di grup WA mupun di GCR. Ingat, yang perlu diperkenalkan nama, nomor absen, kelas. Nama ditulis lengkap dengan huruf kapital. Identitas nama di WA maupun GCR harus nama asli sesuai daftar nilai. Sebab, setelah Anda memperkenalkan diri bu guru akan segera merekap di daftar nilai. Jika ada nama yang berbeda dengan nama di daftar nilai maka akan bu guru keluarkan dari daftar nilai tersebut.

            Mohon maaf, terpaksa bu guru lakukan untuk kemudahan kita dalam pembelajaran. Termasuk kemudahan dalam pengolahan nilai mata pelajaran Bahasa Indonesia.

Seperti bu guru sampaikan di atas, pembelajaran kita hari ini adalah PERKENALAN.

Teks pada Semester Gasal Kelas IX ini ada 4, yakni:

LAPORAN PERCOBAAN

PIDATO PERSUASIF

CERPEN

TEKS TANGGAPAN

Jika pembelajaran berlangsung PJJ terus, kemungkinan kita membahas 3 teks saja. Namun, jika pembelajaran tatap muka bisa 4 teks.

Sumber pembelajaran kita, antara laian:

1.     Buku Teks (Buku Paket)

2.     Buku Suplemen Bahan Ajar (kalian biasa menyebut LKS)

3.     Materi dari bu guru (word, power point, video, blog, youtube)

4.     Materi mandiri dari siswa (bisa browsing)

5.     Materi lain yang diperlukan

Platform pembelajaran: GCR, WAG (WhatsApp Grup), voice note, zoom meeting, google meet (disesuaikan dengan situasi dan kondisi).

Sebelum mengikuti pembelajaran, isi presensi terlebih dahulu. Ikuti pembelajaran dengan saksama. Baca materi dan petunjuk yang diberikan oleh guru. Jika ada tugas kerjakan dengan baik dan tepat waktu.

Hari ini bu guru belum mengirimkan materi pelajaran. Yang penting kita happy mengikuti pelajaran dulu. Kita saling mengenal dengan baik. Oh ya. Dalam perkenalkan Anda bisa pula menuliskan harapan-harapan dalam mengikuti pelajaran Bahasa Indonesia. Siapa tahu, harapan Anda bisa menjadi kenyataan.

Baik, kini saatnya kalian memperkenalkan diri. Di grup WA kelas Bahasa Indonesia dan di Forum GCR. Yang paling cepat mendapat poin paling besar. Oh ya. Nama di WA maupun akun di GCR harus nama asli ya. Bu guru telah menyiapkan daftar nilai untuk mencocokkan kebenaran nama dengan identitas kalian. Terima kasih.

Berikut ini tautan untuk presensi.


https://forms.gle/pBmPP5KUoY11GRFo7


 


Jumat, 09 Juli 2021

KKM KELAS IX SEMESTER GENAP

 


KKM Semester Genap Kelas IX


KKM KELAS VIII SEMESTER GENAP

 


Monggo, yang ngersakke Semester Genap Kelas 8


KKM KELAS VII SEMESTER GENAP

 

https://drive.google.com/file/d/1-bEnjOlCo4w_L7V9nBDVD3DXDonvvcdQ/view?usp=sharing

Kriteria paling rendah untuk menyatakan siswa mencapai ketuntatasan dinamakan Kriteria Ketuntasan Minilah (KKM). KKM sebagai acuan bagi pendidik dalam menilai kompetensi dasar peserta didik sesuai KD mata pelajaran yang diikuti.

 

            Fungsi KKM dalam dunia Pendidikan di antaranya:

1.     sebagai acuan bagi pendidik dalam menilai kompetensi peserta didik sesuai KD mata pelajaran yang diikuti;

2.     sebagai acuan bagi peserta didik dalam menyiapkan diri mengikuti penilaian mata pelajaran;

3.     dapat digunakan sebagai bagian komponen dalam melakukan evaluasi program pembelajaran yang dilaksanakan di sekolah;

4.     merupakan kontrak pedagogic antara pendidik dengan peserta didik dan satuan Pendidikan dengan masyarakat:

5.     merupakan target satuan Pendidikan dalam pencapaian kompetensi tiap mata pelajaran.

 

KKM ditentukan oleh sekolah pada awal tahun pelajaran dengan memperhatikan:

1.       intake (kemampuan rata-rata peserta didik);

2.       kompleksitas (mengidentifikasi indicator sebagai penanda tercapainya kompetensi dasar); dan

3.       kemampuan daya pendukung (berorientasi pada sumber belajar).

 

Inilah contoh KKM Bahasa Indonesia Kelas VII Semester Genap. KKM ini dibuat mengacu kurnas dan kurdar. Bisa digunakan sesuai kebutuhan.