Jumat, 26 Desember 2025

MENIKAHLAH DI USIA YANG TEPAT DENGAN ORANG YANG TEPAT


Di usia 65 tahun menemukan cinta yang pernah hilang. Menikah di usia 65 tahun. Biar gak salah menentukan arah.

            Masa paling sulit dalam hidup? Masa ketika habis melahirkan anak ke-2, aktif mengajar di kampus, oleh ART anak dititipkan ke tetangga karena ART meninggalkan tanpa pamit. Pengalaman yang yotalah temen (kok segitunya) pulang S2 dari Sudney belum mampu beli rumah, laju Temanggung – Solo. @ 2,5 jam. Berangkat 06.10 sampai Tirtonadi, 08.45, sampe rumah Temanggung lagi pukul 11 malam.

            Ada peristiwa harus ke Solo menyerahkan nilai dan ambil surat cuti berdiri dari Temanggung s.d. Ampel (kira-kira 80-100 km)., Ketika mendapatkan tempat duduk, ya Allah, luar biasa mendapat tempat duduk itu. Hamil 8 bulan. Berdiri hampir 2 jam, dan tak ada seorang pun yang menawari tempat duduk. Ketika jalan berelok-kelok, ya Allah jalannya seperti jalan hidupku sendiri.

Tak ada yang menawari tempat duduk. Tulang punggung keluarga dengan 4 anak, bagaim harus mengentaskan 4 anakku. Membawa dari ujung jembatan satu ke ujung jembatan berikutnya supaya bisa berjalan mengantar ke ujung jembatan berikutnya. Problemanya multi. Karier sebagai penyiar radio swasta. Jalan tak harus merangkak from zero. Ternyata hal ini melukai ego dan keadilan beberapa teman seangkatan, menimbulkan kecemburuan, ada presser tersendiri.

Di kota yang mempertahankan budaya yg halus, tak mudah. Belajar satu hal. Untuk Wanita yang terlalu menyilaukan mata itu tak mudah. Punya strategi khusus public communication. Belajar tentang bagaimana memberikan bekal kepada para mahasiswa punya alat pemahamn yang mencukupi, melahirkan beberapa buku yang dibanggakan.

Trik beliau, tiarap, tetapi tidak tidur, bekerja dalam diam. Menyiapkan materi menugaskan pada diri sendiri setiap mengajar 5-7 halaman, 1 tahun dikumpulkan sudah menjadi stengah buku jadi. Tiap 2 tahun menghasilkan 1 buku. Selama 16 tahun sebagai janda yang berbahagia.

Menjanda bukan sesuatu yang memalukan, tak harus sama dengan orang lain. Dalam pernikahan, apa yang dirasa paling kehilangan? Me time sangat terbatas. Kehilangan kesempatan memahami anak satu per satu. Setelah usia lepas dari 60 tahun baru menyadari. Anak bergulat dalam permasalahan sendiri karena ibu harus menjadi tulang punggung euarga dan bertanggung jawab atas empat orang anak.

Ketika menemukan Mutiara indah, memang jalan hidup harus bergitu. Dituangkan dalam berbagai kesempatan. Bukan hanya distributing, tetapi educating. Ingin ketemu kalian di Singapore, enjoy your success tetapi tetaplah mjd insan yang kontributif, rendah hati, dan bermanfaat.

Fondasi untuk dapat bertahan dalam situasi sulit. Kamu tak punya apa-apa, tak berasal dr org yg kaya. Start your life

Budaya barat dikenal dukun. Kita perlu mengenal keunggulan diri, dll. Ingin seperti apa, menjadi apa, kita akan memilih road mana yang akan kita pilih. Jangan terlena dan terpengaruh teman-teman.

Soal cinta. Pisah rumah 2009, resmi bercerai 2015. Sebagai manusia normal butuh temean untuk ngobrol, berkomunikasi, trigger diajak umroh 2019, diajak ke Jabal Rahmah. Berdoa, dekatkanlah mudahkanlah anak-anak jodohnya, pernikahan samawa. Ya Allah jika masih ada jatah bagikut berikanlah. Ternyata yang terkabul dipertmukan jodoh sang ibu dulu.

Teman kuliah, selam 2,5 tahun duduk bersama. Kalau mau cari seperti Maryadi di pasar Klewer koden. Tanpa mengetahui bahwa beliau punya perasaan. Sudah pacarana dengan papahnya anak-anak sebelum diterima di UNS.

Kejadian 40 tahun yang lalu, masih diigngat temannya tersebut. Mengantarkan ke kos pacar 4 kali. Ketika menikah, menunggui. Gak sempat menaruh curiga kalau dia punya perasaan. Waktu kuliah, menjadi penyiar, MC, guru les, guide.

Setelah 40 tahun. Pernah say hello. Waktu istri Pak M meninggal belum sempat melayat. Enam hari kemudian melayat diantar teman. Dipertemukan jodoh 30 menit.

Ingin mempersunting mama? Seadainya kita serius bagaimana? Kita saat ini butuh teman untuk menjalani sisa kehidupan. Rencana pernikahan 3 kali. Sept, Okt, 2024, Maret.

Tiba-tiba PM kena serangan jantung. Ke RS UNS, putrinya datang, ketemu pertama kali bertemu dengannya.

Tipe sangat pemalu. Jika ngomong lewat lagu. Mutiara yang Hilang. Jumpa lagi Mutiara yang hilang. Orang ini mau serius. Kedekatan lewat nonton WO Sriwedari. Berangkat, dan bawa mobil sendiri-sendiri, pulang ke rumah sendiri-sendiri.

Menikahlah di usia yang tepat.

Berkawan, berteman in many respect. Mamah sakit, dia suruh mijitin, nyiapin obat, kompromi. Kompromi? Ada kesadaran: hidup dari keluarga berbeda, strata social. Setara pendidikan, profesi. Handuk tak dikembalikan di tempat, sikat gigi jatuh di kloset. Yang tak dapat diubah ya jangan diubah.

Momen, bunga desa dikerubuti kumbang-kumbang? Apa yang menyebabkan mau? Harus dikoreksi. Bukan kumbang mendekat, tetapi takut. Ada salah seorang teman mendekatkan teman mantan dekan. Kalau Bu Diah Kristina aku tak berani. Tak menurunkan standar.

Ketika melayat, PM menunduk menulis sesuatu ada sinar srut di kepala dia, berlalu lalang dalam mimpi. Ada satu drama, waktu bangun dini hari mau shalat tahajud, duduk dulu, merasa di dada terbuka angin lembut masuk. Apa ini? Pagi setelah subuh telepon, Apakah panjenengan berdoa untuk memintaku. Iya.

Jatuh cinta di usia sekarang? Lucu-lucunya seperti bayi? Cerita: tingga minggu setelah menikah. Jane kowe karo aku seneng tenan ndak? Aku merasa cintamu mondo-mondo. Tak usah mempermasalahkan cinta 100% atau ndak. Seiring berjalannya waktu cinta itu bertumbuh. Kalau laki-laki man logika, kalau sejak awal tak mencintai dia menuntut untuk menemukan orang-orang yang dicintai. Tak usah dijemut, tapi beliau mengalokasika waktu untuk menjemput.

Mimpi apa? Tak ada sesuatu yang muluk-muluk. Menua bersama, siapapun yang dijemput menemani sampai ajal. Ini tipe orang desa asli, tulen, suka berada di rumah, menyapu, bersih-bersih. Cowok Jawa idola. Tipe cowok rumahan.

Kerja keras. Di semester 4 atau 3 sudah bekerja, kalau sekarang menikmati jerih payah adalah sesuatu yang wajar.

Menikahlah di usia yang tepat, dengan Mr. Right atau Mrs. Right, atau dengan mempertimbangkan bibit, bebet, bobot. Ada tembang Asmaradana.

Gegaraning wong akrami

Dudu bondho dudu rupo

Naning ati pawitantne

Yen gampang …

Mohonlah, ya Allah berikan jodoh sejati (bukan sekadar jodoh).

 

Kesalahan terbesar? Menikah ketika terpana oleh penampilan. Itu nanti tak akan awet. Pacar yang jadi idola banyak orang, aku menang. Banyak aspek terlewatkan. Kita tak tahu kalau marah, menjadi KDRT. Apakah hobi kita sama.

Pernikahan yang gak sehat? Sedang mengalami luka. Mengambil keputusan besar dalam hidup. Harus sudah mempertimbangkan pasca keputusan itu diambil. Tak mengalami KDRT. Waktu pacarana aku bilang, “Kalau suami KDRT aku balas. Karena harga diriku terluka.”

Diselingkuhin berkali-kali, diajak turun kasta. Tak mudah, menunggu sampai berkali-kali. Tak punya suami banyak godaan, trauma milih.

Waktu kejandaan waktu produktif. Yang sedang sendirian. Berkomtemplasilah dalam kesendirian apa yang bisa dilakukan. Kenali diri dengan baik. Fokus bukan pada penderitaan. Salurkan pada yang produktif.


 

1 komentar: