Kamis, 04 Februari 2021

SI KECIL DENDANGKAN LAGU KASIH IBU

 


Bu Guru SD-ku dulu mengajari “Kasih anak sepanjang galah, kasih bapak sepanjang jalan, kasih ibu dibawa mati.” Namun, kini di KBBI online tak kudapatkan lagi. Peribahasa di KBBI adanya kasih ibu sepanjang jalan, kasih anak sepanjang penggalan. Artinya cinta kasih anak kepada ibu tidak sebanyak kasih ibu kepada anak. Apapun peribahasanya, antara anak dan ibu serta bapak atau antara anak dan orang tua harus berkasih sayang. Bahkan, kepada cucu pun kasih sayang begitu lekat.

            “Eyang Bunda,” begitu panggilan untuk diriku dari cucu tercinta. Taka ada yang mengajari panggilan tersebut. Dari pertama bisa menyapa, dia panggil Eyang Bunda. Adapun untuk kakeknya, dia panggil Eyang Kangkung. Haha. Ini mah, temannya Eyang Bayam.

 

            Lagu Kasih Ibu sering dia dendangkan. Mestinya begini lirik lagunya.

           

            Kasih ibu,

kepada beta

            Tak terhingga sepanjang masa

 

            Hanya memberi,

tak harap kembali

            Bagai sang surya menyinari dunia

 

Namun, olehnya lirik lagu itu diganti seperti berikut.

Aasih Bunda

Epaada Hamiz

            Ak el ingga epanjang aasa

 

            Anya embeli

Ak alap embali

            Agai ang ulya enyinali unia

Anehnya, dia tak pernah berdendang lagu “Kasih Ayah.”

 

#thepowerofkepepet

#pikir15menit

#nulis15menit

#kasihsayang

#Feb4AISEIWritingChallenge


2 komentar: