Selasa, 13 Oktober 2020

PROTOKOL KESEHATAN RAWAT INAP


 

Sebelum masuk rawat inap, pasien perlu rapid tes terlebih dahulu. Rapid tes adalah metode pemeriksaan/tes secara cepat didapatkan hasilnya. Pemeriksaan ini mengunakan alat catridge untuk melihat dan ya antibodi yang ada dalam tubuh ketika ada infeksi virus. Tes ini dilakukan dalam rangka menyaring pasien dalam pengawasa (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP) dengan mengambil sampel darah dari kapiler (jari) atau dari vena.

            Bila pemeriksaan nonreaktif, harus diulang lagi pada hari ke-7 -14 hari kemudian untuk memastikan apakah yang bersangkutan benar tidak mengandung virus dalam tubuhnya. Terutama bila yang bersangkutan ada riwayat terpapar virus SARS co-2.

            Ini juga merupakan salah satu protokol kesehatan yang harus dijalani oleh pasien yang akan rawat inap. Sebenarnya, jika boleh memilih janganlah opname dulu pada masa-masa sekarang. Antrean panjang meski di paviliun Cendana yang konon ceritanya kelas VIP. Juga menanti hasil rapid baru bisa masuk kamar.

            VIP saja antrean seperti ini. Lalu, bagaimana kondisi pasien yang non-VIP? Benarlah bahwa sehat lebih baik daripada sakit. Mencegah lebih baik daripada mengobati.

            Antrean untuk masuk kamar ternyata amat lama. Datang pagi-pagi baru bisa masuk kamar pukul 14.00-an. Benar-benar membuat capek luar dalam. Bahkan sempat agak putus asa. Ingin pulang saja. Apalagi dipasang infus ditusuk berulang. Tusukan pertama kurang pas.

            “Memang harus diinfus, Mas?” protesku.

            “Iya, Bu. Harus memasukkan obat dan injeksi.”

            Waduh. Ya Allah, semoga semua baik-baik saja. Segera bisa pulang. Tempat paling nyaman adalah di rumah sendiri betapapun sederhananya rumah kita. Rumah adalah syurga bagi penghuninya. Baitii jannatii.

3 komentar:

  1. Yang jelas kalau saya butuh virus cinta literasi bunda...bukan virus Corona dan corono ... Semoga sehat sehat sehat bunda doa terbaik dari kami semua

    BalasHapus
  2. Betul bu. Kita butuh virus literasi sj tanpa virus corona.

    BalasHapus
  3. Semoga hadilnya negatif ibu...
    Buat hati happy dg bw blog tmn ya buk.. Cepet sehat

    BalasHapus