Jumat, 09 Oktober 2020

PROTOKOL KESEHATAN

 

“Klik” dulu sebelum berangkat kondangan. Loh, hari gini masih ada kondangan? Memang tak seramai sebelum masa pandemi. Sebelum masa pandemi pada hari “baik” tertentu pernah dalam satu hari harus menghadiri undangan hingga 4-5 tempat. Biasanya itu terjadi pada hari Sabtu atau Minggu. Maklum, hari tersebut dianggap sebagai hari baik sebab kantor-kantor libur sehingga tidak merepotkan tamu undangan.

            Hari ini relasi penulis punya hajat menikahkan putri sulungnya. Tak ada hajatan besar, sebab undangan hanya terbatas ratusan. Sementara si empunya kerja memiliki keluarga besar yang anggotanya ratusan. Di MGMP hanya Ibu Ketua yang dimohon kehadiran untuk memberikan doa restu kepada mempelai. Lalu, bagaimana dengan protokol kesehatan? Tenang, ada jaga jarak, pakai masker (bagi yang lupa si empunya acara menyiapkan masker), cuci tangan pakai hand sanitizer. Doa indah untuk mempelai “Semoga terbina keluarga sakinah, mawaddah wa rahmah. Aamiin3”




18 komentar:

  1. Lumayan ribet ya menghadiri resepsi dizaman new normal

    BalasHapus
  2. Ya tetap ada orang punya hajat tetapi tidak begitu ramai. Tetap dengan protokol kesehatan. Semangat Bu Ismi

    BalasHapus
  3. Cihuuyyyy Ibu...
    Udah Lama juga saya gak kondangan...
    Heheheh

    BalasHapus
  4. iya betul, undangan dengan protokol kesehatan rasanya beda sprti zaman dulu sebelum pandemi hadir ya

    BalasHapus
  5. semoga terbina keluarga sakinah mawadah wa rahmah...kenangan Nikah di Masa Covid-19

    BalasHapus
  6. Semangat dalam new normal biar sehat selalu... Maskernya kerennn

    BalasHapus